Blind: semua orang tahu saya fans Ajax, saya orang Amsterdam

Daley Blind berasal dari keluarga besar Ajax Amsterdam namun bek Manchester United ini mengaku tidak ada ruang untuk sentimen pada pertandingan final Europa League melawan Ajax.

Blind dan keluarganya adalah bangsawan sepakbola Amsterdam, dimana ayahnya Danny, adalah seorang kapten tim impian Ajax yang menjuarai Champions League tahun 1995 bersama dengan Edwin van der Sar, Frank Rijkaard dan Patrick Kluivert. Sejak umur tujuh tahun Daley bergabung dengan Ajax hingga akhirnya pindah ke Manchester 2014 lalu.

Namun sementara keluarga Ajaxnya akan mendukung tim dari Amsterdam tersebut di final Stockholm, Daley bersikeras bahwa ayahnya akan turut mendukungnya.

Dalam artikel Joe Bernstein untuk Mail Online, Daley mengatakan:

“Kami berdua dari Ajax, tapi tidak pada hari Rabu. Saya seorang merah [United] dan ayahku juga. Biasanya kami selalu berseberangan, tapi untuk pertandingan ini kami pendukung tim yang sama. Satu hal yang terpenting adalah membawa trofi ke Manchester.”

Blind: semua orang tahu saya fans Ajax, saya orang Amsterdam

Daley bersikeras ayahnya Danny akan mendukung United daripada tim yang dicintainya, Ajax

Blind: semua orang tahu saya fans Ajax, saya orang Amsterdam

Daley kecil dan ayahnya berkostum Ajax

Pemain Belanda ini kini semakin menjadi bagian yang penting dari skuad Mourinho dan dia telah berusaha keras sepanjang musim untuk membuktikan pada Mourinho bahwa pemain berusia 27 tahun ini layak berada di timnya.

Blind: semua orang tahu saya fans Ajax, saya orang Amsterdam

Sukses tidaknya musim pertama Mourinho di United akan terjawab selepas pertandingan final melawan Ajax di Swedia

“Orang menciptakan pertarungan antara saya dan Mourinho ketika Louis van Gaal pergi. Dua bulan setelahnya semua orang menulis hal yang berbeda,” kata Blind, yang tanggung jawabnya berlipat karena Eric Bailly absen.

“Saya menunjukkan diri saya di latihan setiap hari. Saya tak pernah berhenti untuk yakin pada diri sendiri atau kualitas yang saya punya dan saya telah bermain 38 pertandingan musim ini, dan itu bagus menurutku.”

“Tentu saja semua tahu saya pendukung Ajax dan klub itu ada di hati saya. Tapi saya ingin memenangkan final ini lebih dari apapun di dunia. Cuma itu yang saya pedulikan.”

Strategi Mourinho berisiko tinggi jika akhirnya United kalah di rintangan terakhir yaitu final melawan Ajax nanti, tapi Mourinho membanggakan dirinya untuk memenangkan lebih banyak medali daripada kontes popularitas. Pada konferensi pers resmi Jumat lalu Mourinho mengklaim bahwa fokus utamanya masih pada pertandingan terakhirnya di Premier League melawan Crystal Palace dan Blind tidak butuh waktu lama untuk mengekspos mitos tersebut.

“Semua orang akan siap menghadapi Ajax karena kami sudah mempelajari mereka,” kata Blind.

Blind: semua orang tahu saya fans Ajax, saya orang Amsterdam

Mourinho tidak menggebu-gebu untuk memenangkan pengagumnya dan memilih membanggakan dirinya dengan mendapatkan trofi

Blind: semua orang tahu saya fans Ajax, saya orang Amsterdam

Blind mengatakan bahwa dia ingin United memenangkan medali Eropa lebih dari apapun di dunia

“Anda tidak dapat mencapai final Europa League tanpa tim yang bagus. Anda tidak dapat meremehkan tim Belanda papan atas. Kami melawan PSV di Champions League musim kemarin dan Feyenoord juga di Europa League musim ini, mereka adalah tim yang sulit dikalahkan. Terlalu mudah untuk mengatakan Ajax sebagai underdog dan lebih rileks. Mereka tidak di final tanpa alasan.”

“Saya kenaI Justin Kluivert [anak Patrick Kluivert] sedikit. Saya tahu sejarah tentang ayah kami yang menjuarai Champions League. Ini akan menjadi momen yang spesial saat mereka berdua melihat kami di dalam lapangan. Ketika mereka juara waktu itu, saya masih berumur lima tahun tapi saya sudah melihat banyak rekaman tentang hari itu dan mengobrol tentang masa-masa itu juga dengan ayahku.”

Baca juga :

Striker Ajax: saya akan peluk Mourinho, tapi saya akan tetap bobol gawangnya

Bersama Duncan Edwards, Gomes menjadi debutan termuda dalam sejarah United

Konferensi pers 10 detik Mourinho

United 2-0 Palace: Harrop cetak gol dan raih man of the match dalam debutnya

United tanyakan harga Tiemoue Bakayoko pada Monaco

Tinggalkan Balasan