Manchester City menghadapi Schalke 04 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, saat mereka berupaya meraih trofi yang diidam-idamkan sejak lama.

City telah tersingkir tiga kali di babak 16 besar dalam lima musim terakhir, meskipun memenangkan Premier League dua kali dalam waktu itu termasuk mencatatkan rekor 100 poin di musim terakhir.

Musim lalu, Manchester City hanya berhasil mencapai perempat final setelah dikalahkan Liverpool dalam dua leg, tetapi manajer mereka Pep Guardiola ingin City menjadi diri mereka sendiri jika mereka ingin melangkah lebih jauh kali ini.

Hadapi Schalke di babak 16 besar Liga Champions, Pep ingin City menjadi diri mereka sendiri

Pep ingin Man City menjadi diri mereka sendiri jika ingin melangkah jauh di Liga Champions

Dikutip dari Sky Sports, Pep mengatakan: “Anda tidak bisa melalui kompetisi ini jika Anda bukan diri Anda. Cepat atau lambat Anda akan keluar, di sini, perempat (final).

“Jika Anda ingin memimpikan tahap-tahap terakhir, Anda harus menjadi diri sendiri, menjadi luar biasa setiap menit. Ini tantangan.

“Kita harus mengendalikan emosi kita, menderita saat-saat buruk, momen yang tepat membuat perbedaan.

“Kami yakin. Kami tiba dengan banyak mimpi di kepala kami. Kami ingin mencoba dan mencetak gol. Kami akan mencoba untuk mendapatkan hasil yang baik untuk menyelesaikan pekerjaan di Manchester.”

Hadapi Schalke di babak 16 besar Liga Champions, Pep ingin City menjadi diri mereka sendiri

Tedesco ingin anak asuhnya berusaha sebaik mungkin saat menghadapi City

Bagi pelatih Schalke, Domenico Tedesco, saat mengatakan kepada wartawan, bahwa timnya harus berusaha sebaik mungkin untuk mendapatkan hasil dari pertandingan menghadapi City di Vetlins-Arena,

“Kami adalah jelas menjadi underdog dalam pertandingan, itu jelas,” katanya. “Tapi kami layak berada di sini karena kami maju dengan pantas dari sekelompok tim yang bagus.

“Kami harus memiliki hari yang sempurna jika kami ingin mendapatkan sesuatu dari pertandingan. Kami wajib memberikannya kepada kita dan kepada Schalke.”

Menghadapi Schalke di Veltins-Arena, Manchester City mendapat kabar baik dengan kembali berlatihnya kapten Vincent Kompany, begitu juga dengan Benjamin Mendy dan Eliaquim Mangala, setelah ketiganya absen dalam beberapa waktu karena cedera.

Hadapi Schalke di babak 16 besar Liga Champions, Pep ingin City menjadi diri mereka sendiri

Gabriel Jesus mengalami cedera hamstring

Namun kabar buruknya, mereka harus kehilangan John Stones (cedera paha) dan Gabriel Jesus (hamstring) dalam beberapa waktu karena cedera.

Sedangkan bagi Schalke, Omar Mascarell akan absen dalam pertandingan ini karena skorsing sementara Breel Embolo dan Steven Skrzybski belum mencapai level kebugaran mereka dan Alessandro Schopf absen dalam jangka waktu panjang.

Kedua tim sebelumnya pernah bertemu tiga kali dalam kompetisi Eropa yang berbeda setelah Piala Winners (semi final 1969/70) dan Piala UEFA (babak grup 2008/09).

Pada bulan April 1970, Manchester City mengalahkan Schalke 5-2 secara agregat di semi final Piala Winners, dan kemudian memenangkan trofi Eropa pertama mereka setelah mengalahkan Górnik Zabrze di final dengan skor 2-1.

Hadapi Schalke di babak 16 besar Liga Champions, Pep ingin City menjadi diri mereka sendiri

Menhadapi klub asal Jerman, City memiliki catatan rekor apik

Perlu diketahui bahwa Manchester City tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir di Liga Champions melawan tim dari Jerman (Menang 6, Seri 1) sejak kekalahan mereka 0-1 dari Bayern Munich pada September 2014, saat itu bos Man City saat ini Pep Guardiola yang bertanggung jawab atas Bayern.

Schalke sendiri tersingkir di babak 16 besar dari tiga penampilan terakhir mereka di Liga Champions, hanya di musim 2010/11 mereka terakhir kalinya berhasil melewati tahap itu dan mencapai semi-final.

Schalke memiliki rekor bagus di Eropa saat bermain di kadang sendiri dengan tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir mereka (menang 6, seri 3), dan mereka mencari kemenangan untuk ketiga kalinya secara perturut-turut di kandang di Liga Champions untuk pertama kalinya sejak April 2011, ketika mereka mencapai semi final kompetisi.

Hadapi Schalke di babak 16 besar Liga Champions, Pep ingin City menjadi diri mereka sendiri

Pep Guardiola telah meraih dua kali trofi Liga Champions sebagai pelatih

Manchester City sendiri telah mengalami lima kekalahan dari delapan pertandingan knockout di Liga Champions saat mereka jauh dari rumah, hanya meraih dua kemenangan yaitu saat mengalahkan Dynamo Kiev pada Februari 2016, dan Basel pada Februari 2018, dengan satu laga berakhir imbang.

Bos Manchester City, Pep Guardiola, yang telah memenangkan Liga Champions dua kali sebagai manajer saat masih bersama Barcelona (2009 & 2011), mengincar trofi ketiganya bersama City untuk menyamai rekor yang dimiliki Zinedine Zidane, Carlo Ancelotti dan Bob Paisley.

 

Baca Juga:

Man City perlu memenangkan Liga Champions untuk menjadi salah satu klub elit dunia, ungkap Gundogan

Manchester City berkunjung ke markas Swansea di perempat final Piala FA

Vincent Kompany segera menandatangani kontrak baru satu tahun dengan pemotongan gaji.

Man City incar Saul Niguez untuk menggantikan Fernandinho

Sergio Aguero tegaskan tidak akan meninggalkan klub dalam waktu dekat ini