Manchester City telah membuat kemajuan yang signifikan sejak diambil alih oleh Sheikh Mansour pada tahun 2008, namun Pep Guardiola menegaskan bahwa City masih jauh di belakang Barcelona.

Musim ini, Pep Guardiola berpeluang untuk memertahankan trofi Premier League dan meraih empat trofi (quadruple) yang belum pernah terjadi sebelumnya, setelah trofi pertama mereka (Carabao Cup) berhasil mereka dapatkan saat mengalahkan Chelsea di final pada 24 Februari lalu.

Meski dianggap sebagai salah satu klub terbaik di dunia, manajer City Pep Guardiola menolak hal itu.

“Saya pikir di dekade terakhir salah satu tim yang paling berkembang dan membuat langkah dari sini ke sini adalah Manchester City,” kata Guardiola, dikutip dari Sky Sports. “Tidak hanya dengan periode kita, orang-orang yang berada di sini bersama dalam tiga musim terakhir, tetapi dekade terakhir.

Manchester City masih jauh di belakang Barcelona, ungkap Pep

Sheikh Mansour mengambil alih City pada tahun 2008

“Saya pikir dibandingkan dengan Barcelona, kami jauh. Dalam hal sejarah, dalam hal warisan dan banyak, banyak hal. Kami jauh karena kami baru satu dekade (di bawah kepemilikan ini) tetapi kami akan melakukannya dengan mendapatkan yang lebih baik.”

“Kami mengambil langkah kecil … setiap kali menjadi lebih baik dan itulah intinya.”

Di bawah kepemilikan yang baru, Manchester City meraih trofi Premier League untuk pertama kalinya saat di bawah Roberto Mancini pada musim 2011/12, dan dua musim kemudian memenangkannya kembali saat berada di bawah Manuel Pellegrini.

Manchester City masih jauh di belakang Barcelona, ungkap Pep

Roberto Mancini membawa City meraih trofi pertama Premier League

Dan di musim 2017/18, Manchester City meraih trofi ketiga Premier League di bawah Pep Guardiola dengan memecahkan rekor 100 poin.

Namun, dengan kesuksesan mereka di liga belum menular di panggung Eropa, bahkan prestasi City sangat jauh dibandingkan dengan Barcelona, yang memiliki lima trofi Liga Champions dan 25 gelar La Liga.

Saat masih menangani Barcelona, Pep Guardiola telah memenangkan Liga Champions dua kali dan meraih tiga gelar La Liga berturut-turut selama empat tahun berada di klub Catalan tersebut.

Manchester City masih jauh di belakang Barcelona, ungkap Pep

Pep mengantarkan Barcelona meraih dua kali trofi Liga Champions

“Kami memiliki 100 poin dan berjuang untuk semua gelar dan setelah itu tahun berikutnya masih di sana, saya pikir itu langkah terbaik yang bisa kami capai,” kata Guardiola.

“Tetapi membandingkan tim lain seperti Barcelona, Real Madrid atau Bayern Munich, atau tim yang memiliki sejarah yang luar biasa dalam hal hasil, kami tetap tidak ada di sana.

“Saya pikir cara terbaik untuk membantu klub ini, adalah merasa kami masih jauh, jauh dari klub-klub ini. Ketika saya masih di Barcelona dan Bayern Munich kami tidak pernah berpikir kami akan bekerja untuk meninggalkan warisan luar biasa untuk masa depan. Hal-hal semacam itu terjadi. Jika kita akan diingat, kita akan melihat. Tetapi dari sudut pandang saya, saya harus menang semakin banyak selama bertahun-tahun. ”

 

Baca Juga:

Menghadapi Watford, Manchester City berpeluang mempertahankan puncak klasemen

Man City bersaing dengan Man Utd, Juventus dan Inter Milan untuk putra Enrico Chiesa

UEFA secara resmi memeriksa Manchester City terkait pelanggaran Financial Fair Play

Man City adakan pertendingan testimonial untuk kapten Vincent Kompany

Juventus incar Pep Guardiola untuk menggantikan Max Allegri